19th Ave New York, NY 95822, USA

Mengenal Metode Montessori

APLIKASI KEUANGAN SEKOLAH IZZAWEB – Tentu dalam mendidik anak usia dini ada berbagai cara, umumnya cara yang di gunakan adalah cara konvensional dimana saat masuk sekolah usia dini mereka akan di ajarkan membaca, berhitung, memecahkan masalah dengan cara yang sama tentunya tidak ada yang salah dengan cara tersebut. Namun bagaimana jika kita bisa memaksimalkan pendidikan anak usia dini dengan metode lain? yap, kita bisa menggunakan metode montessori. Metode ini sendiri cukup lama, di temukan oleh Dr. Maria Montessori yang merupakan seorang pendidik dari Italia di akhir abad 19 dan awal abad 20. Secara umum, metode Montessori diterapkan terutama pada anak-anak di pra-sekolah dan sekolah dasar, meski ada juga penerapannya sampai jenjang pendidikan menengah.

APLIKASI KEUANGAN SEKOLAH IZZAWEB

AKUNTANSI SEKOLAH

Nah, dalam metode ini beberapa poin yang di tekankan antara lain adalah :

1. Menekankan proses belajar eksperiensial

Anak-anak akan belajar dengan materi dan bahan yang sudah dirancang khusus. Seperti saat belajar matematika, mereka tidak sekadar menghafal angka tapi langsung menghitung dan menambahkan bahan yang sudah dibuat. Maria Montessori mengobservasi bahwa anak-anak perlu bergerak dan belajar dari pengalaman langsung, bukan sekadar duduk dan mendengarkan guru atau orangtua yang mengajarnya di rumah.

2. Peran guru membantu menyediakan alat untuk belajar

Di sekolah-sekolah Montessori, peran guru lebih ditekankan kepada sebagai pemandu. Tugas guru adalah mengamati anak dan memperkenalkan bahan-bahan pelajaran pada waktu yang tepat. Bukan cuma berceramah atau menjelaskan teori belaka tanpa praktik langsung. Di rumah, orangtua yang ingin mencoba untuk menerapkan metode pendidikan Montessori pada anak perlu berusaha keras mengupayakan berbagai macam alat peraga untuk mengenalkan materi.

3. Lingkungan belajar perlu didesain khusus (prepared environment)

Tempat belajar atau lingkungan untuk belajar anak perlu didesain dan memang dipersiapkan khusus. Dalam artian, tempat belajar perlu dibuat sedemikian rupa untuk membantu anak bisa mengeksplorasi banyak hal dan belajar secara independen. Seperti memilih rak-rak rendah dan aneka alat peraga yang ditaruh di tempat yang sudah ditentukan untuk membantu anak belajar kerapian. Umumnya, lingkungan belajar yang efektif adalah yang minimalis dengan warna-warna kalem untuk membantu anak berkonsentrasi.

4. Anak dibimbing belajar langsung one-on-one lesson

Bila dalam satu kelas Montessori terdapat 25 anak berbeda, maka masing-masing dari mereka pastinya punya tingkat akademik berbeda. Guru pun akan memberi pelajaran sesuai dengan tingkat akademik dan kebutuhan masing-masing anak. Metode pembelajaran one-on-one lesson akan diberikan untuk menunjang kebutuhan belajar anak. Bila menerapkan metode Montessori pada anak di rumah, maka kita sebagai orangtua perlu memberikan fokus dan perhatian penuh pada anak dalam proses belajarnya.

5. Penekanan pada peace education

Peace education dapat diartikan sebagai model pendidikan yang membantu anak untuk memiliki kemampuan mengatasi konflik dan masalahnya sendiri tanpa kekerasan dan dengan cara yang kreatif. Dalam proses pembelajaran, perlu penekanan soal mengajarkan rasa saling menghargai, saling menghormati, dan mencintai. Maria Montessori hidup di dunia yang penuh dengan peperangan dan konflik global, sehingga tak heran bila ia sangat menekankan pendidikan yang menanamkan nilai-nilai perdamaian dalam metodenya.

Tentu metode tersebut membutuhkan sumber daya dan usaha yang lebih besar, tak salah jika sekolah dengan pendekatan Montessori biayanya lebih mahal, orangtua bisa mengadaptasi metode Montessori dalam mendidik anak di rumah. Tentunya memang perlu mengalokasikan waktu dan energi khusus untuk bisa membantu memberikan pendidikan yang terbaik di rumah dan tentunya hasilnya nanti akan sebanding dengan usaha yang kita lakukan.

Fun fact, hal yang menarik adalah beberapa orang sukses terlahir dengan masa kecil melewati metode Montessory, antara lain adalah pendiri Amazon Jeff Bezos, pendiri Wikipedia Jimmy Wales, pendiri game Sim City Will Wright

SOFTWARE KEUANGAN SEKOLAH

AKUNTANSI SEKOLAH

Related Posts